Tebal bodinya 13mm; tak heran Mito mengklaim ponsel ini sebagai ponsel langsing nan ramping. Tapi bukan itu yang menyedot perhatian Sinyal.
Coba pencet tombol yang terjepit antara tombol menu kanan dan End call; ini akan membuka Audio player. Pilih lagu dengan navigasi kiri-kanan, jalankan dengan navigasi tengah, dan kita siap berdisko!
Lengkap dengan lampu yang berkelap-kelip di keypad maupun kiri-kanan layar. Dijamin jauh lebih rame dibanding Mito 298. Perhatikan juga belakang bodi: sederet icon lucu terlihat “menari” dalam palang mengilap yang ada di bawah kamera. LED ini bisa disetel dari Settings > Color led settings.
Kita juga bisa mengganti lagu hanya dengan “mengocok” ponsel. Perhatikan, pilihan lagu bergerak mundur ke urutan sebelumnya; bukan ke urutan berikutnya. Suara yang dihasilkan speaker di kiri-kanan kamera terdengar nyaring dan tetap jernih meski disetel ke volume maksimal. O ya, karena tidak ada tombol volume, pengaturan suara dilakukan dengan navigasi atas-bawah.
Di sini juga ada FM radio. Seperti biasa, ini baru bisa dipakai kalau headset terpasang. Navigasi kanan di-default untuk membuka FM Radio. Setting yang tersedia terbilang standar; hanya Channel list, Manual input, Preset auto search serta Background play dan Loudspeaker. Seperti halnya Audio player, FM radio juga memakai navigasi atas-bawah untuk kontrol suara.
Yang doyan banyak nomor boleh hepi karena Mito 299 merupakan ponsel dobel GSM. Meski bagian bodi tempat slot SIM berada berbahan plastik bening, penanda slot masih bisa dikenali: yang kiri bertanda SIM1, kanan bertanda SIM2. Pengaturan SIM ada di Settings > Dual SIM settings.
Saat ponsel menyala, nama operator di SIM1 akan berada di atas. Mito juga menyiapkan 2 tombol Call. Tombol Call 2 mungkin tak langsung bisa dikenali karena nyempil antara tombol menu kiri dan Call 1. Di sini Mito hanya menyiapkan Caller picture dan Caller ring tone.
SMS yang kita terima akan langsung disortir ke SIM1 Inbox dan SIM2 Inbox. Seperti biasa, Reply pesan di Inbox tak menyisakan salinan. Ada fitur Copy to phone/SIM dan Move to phone/SIM.
Desain keypad lumayan unik, dengan menyatukan fungsi tombol ke-2 dan 3 dalam satu tombol. Keypad-nya sendiri bersusun 4×3. Letak lubang tali gantungan yang di ujung kiri bawah akan membuat ponsel tergantung terbalik ketika kita kalungi.
Seperti biasa, sisi bawah layar sentuh dikuasai sederet icon permanen; antara lain icon bergambar buku telepon (Phonebook), player (Video player), amplop (Messages), headset (Audio player), dan rumah (menu utama/home screen). Stylus ada di kanan bodi, siku bawah.
Bingung mencari letak slot MicroSD? Perhatikanlah bagian bawah slot SIM2: slot MicroSD persis bertumpuk di bawahnya. Mito memberikan gratis MicroSD berkapasitas 1GB dalam paket pembelian. Ketika terkoneksi ke PC, ponsel bisa dipakai sebagai Mass storage. PC akan membaca 2 drive: dari memori internal dan dari MicroSD. Port USB mini di kiri bodi dipakai untuk isi ulang batere, headset maupun transfer data. Oya, selain untuk Mass storage, ponsel juga bisa dipakai untuk Webcam.
Kamera Mito 299 ada di belakang bodi; tak ada lampu, apalagi cermin. Tombol kamera pun tak ada; tapi navigasi atas di-default untuk membuka Camera. Foto bisa diambil dengan Image Size maksimal 1280×960, sementara untuk video tak disediakan opsi resolusi. Setting pun bisa disetel dari icon dalam layar atau keypad.
DENGAN KATA LAIN…
Ponsel musik yang dijamin menarik perhatian siapa saja.
Sumber: Sinyal













