Batik, memang sedang naik daun. Setelah menjadi baju seragam dan baju gaul, kini batik digunakan sebagai motif disain handphone. Elzio Mobile Telephony mengawali disain ponsel khas dengan menggunakan batik sebagai motif disain casing pelapis bodynya. Selain batik, Elzio juga menggunakan corak kayu.
Ponsel batik Elzop memiliki disain yang sedang disukai yaitu menggunakan tombol Qwerty. Ponsel ini, sempat masuk ke Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai ponsel berdesain batik pertama.
Ponsel yang diberi label sebagai Elzio i1U (dibaca: I want You) ini tak meniru desain ponsel lainnya seperti kebanyakan ponsel lokal lainnya.
Mengenai fitur, ponsel berbalut casing batik ini memiliki fitur GSM+GSM dan kamera 2MP. Untuk konektivitas, Elzio mendukung jaringan GPRS/EDGE class 12 dan LCD QVGA 2,2 TFT untuk tampilan layarnya. Selain itu, ponsel ini juga mempunyai fasilitas FM Radio dan lima game untuk mengisi waktu senggang.
Ponsel ini, sudah mendukung akses internet melalui EDGE, sedikit lebih cepat dari GPRS. Tidak banyak ponsel Cina/lokal yang mendukung EDGE.
“Kami coba menggugah rasa nasionalisme generasi muda. Kami tak pernah meniru ponsel luar seperti Nokia atau yang lainnya,” ujar Surya Candra Managing Director Elzio dalam acara peluncuran Elzio i1u beberapa waktu lalu.
Elzio juga sedang menjajaki kemungkinan untuk kerjasama bundling dengan operator-operator di Indonesia.
Ponsel yang mencoba mengangkat semangat nasionalisme ini oleh Elzio dilepas dengan harga Rp 679 ribu.













