Barang mewah memang harus dijaga, untuk itulah kiranya Porsche menanamkan fungsi Fingerprint alias sidik jari sebagai fitur keamanannya. Porsche, produsen mobil tersebut saat ini memang mulai merambah ke segmen dunia seluler. Melalui Porsche Design, anak perusahaannya, dan bekerja sama dengan Sagem Wirelles, Porsche menelorkan ‘The Porsche Design P’9522 BLACK‘.
Ponsel ini dirilis di Singapura, namun ditujukan untuk pasar global. Penjualannya sendiri masih didistribusikan oleh dealer Porsche, Stuttgart Auto. Namun, sayangnya, saat ini hanya pemilik mobil Porsche saja yang boleh membeli ponsel ini.
Di Singapura, handphone ini dibanderol seharga 2.280 dolar Singapura atau sekitar Rp15 juta jika dirupiahkan. Tapi agennya mengharapkan permintaan yang tinggi di Singapura dan dari Asia Pasifik. Kawasan yang menurut majalah Forbes baru-baru meningkat jumlah miliunernya sebanyak 80 persen dibanding tahun lalu.Ponsel ini dibuat oleh Sagem Wireless dan mengkombinasikan anyaman hitam alumunium anodise dan kaca mineral hitam. Fiturnya antara lain sensor sidik jari untuk keaslian pengguna.
“Merek Porsche Design sangat bagus bisnisnya di Asia, Rusia dan Timur Tengah, dan penggunaan produk-produk kami, terutama ponsel, tinggi di Asia, “kata Samy Redjeb, direktur bisnis Brand Lab, distributor tunggal ponsel Porsche Design di beberapa negara Asia, termasuk China dan Singapura. Sebagaimana dikutip dari Reuters.
“Di Eropa, orang-orang biasanya membeli telepon yang disubsidi oleh operator telepon. Tetapi, di Asia, orang-orang ingin memiliki sesuatu yang unik. Mereka suka untuk menunjukkan status sosial mereka dengan meletakkan telepon di meja, demi menunjukkan’lihat, aku orang kaya’. ”
Porsche Design adalah merek mewah global yang targetnya laki-laki. Didirikan pada 1972 oleh Ferdinand Alexander Porsche, perancang Porsche 911 yang menjadi ikon mobil.Redjeb mengatakan merek itu mendapat respon yang sangat baik di Cina. Disana terdapat sekitar selusin showroom Porsche.
Dia memperkirakan permintaan di Singapura akan didorong oleh dua kasino. Salah satu yang telah dibuka. Menurut dia akan menarik lebih banyak wisatawan kaya dari Asia Tenggara.
Bagi mereka yang memiliki kantong tebal, Redjeb mengatakan Porsche Design sedang mengerjakan kapal mewah yang juga akan diluncurkan di Asia. (Rep)













