Telkomsel akhirnya resmi memasarkan iPhone 3GS. Agak terlambat sebenarnya mengingat bahwa saat ini sudah banyak iPhone 3GS yang dijual secara ritel di berbagai toko. Namun meski demikian, ternyata sambutan yang diberikan peminat iPhone cukup mengejutkan. Saat peluncuran di Jakarta saja, Telkomsel berhasil menjual sebanyak 200 unit lebih.
Telkomsel bahkan berani menyebut angka 25000 sebagai target penjualan iPhone 3GS di tahun ini. Sebagai permulaan, Telkomsel yang berperan sebagai mitra operator exclusive Apple untuk Indonesia ini menyiapkan 5000 unit iPhone 3GS.
Telkomsel dalam memasarkan iPhone 3GS ini, menggunakan jalur distribusi mereka Grapari, dan juga bekerja sama dengan mitra penjualan mereka, antara lain Sarindo, Oke Shop dan Telesindo.
Mengenai harga, iPhone 3GS ini dibanderol sedikit lebih murah dibanding saat peluncuran iPhone 3G dahulu. Ini mungkin dipengaruhi oleh sudah demikian banyaknya toko yang menjual secara ritel yang menawarkan iPhone yang sudah ter-unlock dan bahkan sudah di-jailbreak dan siap aplikasi.
Sama seperti sistem penjualan terdahulu, Telkomsel juga menawarkan paket bundel Kartu Halo yang lebih murah atau versi ritel yang dibundel dengan Simpati.
Untuk versi ritel Telkomsel, iPhone 3GS 16 GB akan dilepas di harga Rp. 7.099.000, dan iPhone 3GS 32 GB akan di jual seharga Rp. 8.299.000.
Bagi pelanggan kartu pascabayar Halo, harga ponsel ini bisa didapat lebih murah jika sejumlah persyaratan dipenuhi. iPhone 3GS 16GB dibanderol harga mulai Rp 3.125.000 dan 32GB Rp 4.180.000. Ponsel ini juga bisa dicicil mulai Rp 275.500 per bulan selama setahun.
Dibanding pendahulunya, iPhone 3GS memiliki berbagai penyempurnaan. Salah satu yang telihat paling signifikan adalah dalam soal kecepatan akses data (dalam kondisi jaringan sama).
Penyempurnaan lain berupa memiliki baterai yang lebih tahan lama, kamera yang sudah autofokus dengan resolusi sebesar 3MP. Selain itu, ada pengatur suara hansfree dan juga, dengan iPhone 3GS akan lebih mudah dalam merekam data.













