TiPhone T68, ponsel buatan Tiphone Mobile Indonesia ini berusaha menembus pasar dengan fitur dual mode, GSM dan CDMA. Perbedaan dengan ponsel-ponsel dual mode yang didominasi ponsel China adalah, TiPhone T68 ini dijual dalam paket bundling dengan dua operator sekaligus, yaitu Telkomsel untuk mode GSM dan Flexi untuk mode CDMA.
TiPhone T68 ini diluncurkan secara resmi hari Sabtu (23/01/2010) kemarin di Indochine Plaza FX, Jakarta. Pada kesempatan tersebut, hadir Presiden Komisaris PT. Tiphone Mobile Indonesia, Hengky Setiawan yang menyebut TiPhone T68 sebagai ponsel pertama di Indonesia yang dibundling dengan dua operator sekaligus.
Tiphone T68 membidik segmen kelas menengah ke bawah dengan mengusung beberapa fitur yang lumayan menarik. Fitur-fitur tersebut antara lain bluetooth, GPRS, JAVA, MP3/MP4 player, kamera, radio, dan slot microSD dengan kapasitas maksimal hingga 2GB.
Ponsel ini diluncurkan dengan harga perdana Rp. 899.000 dan diharapkan dapat bersaing dengan ponsel-ponsel yang memiliki fasilitas serupa. Target PT. Tiphone sendiri dapat menjual ponsel ini sebanyak 2,5 juta unit.
Mengatasi keraguan konsumen terhadap ponsel China mengenai kualitas dan purna jualnya, Hengky menyebut TiPhone sebagai ponsel China berbeda dengan produk lain. Layanan outlet purna jual untuk TiPhone sudah berdiri, antara lain di Blok M, Pondok Indah, Mal Ciputra.
Hengky juga menyebut TiPhone didukung oleh Telesindo, jaringan ritel ponsel terpercaya. Selain itu, juga memiliki jaringan distribusi sendiri diseluruh wilayah Indonesia.
Selain tipe T68, PT Tiphone sudah mempersiapkan seri E88 yang lebih canggih dengan fitur WiFi, push mail, Tiphone Messenger, e-book, e-book reader, tombol qwerty, music phone, dual simcard tracpad. Dan, masih tetap dengan paket bundling dengan operator besar.
Selain tipe ini, mereka juga akan mengeluarkan ponsel kelas pemula dengan kisaran harga Rp. 400 ribu hingga Rp. 600 ribuan. Tiphone berjanji tidak akan larut dalam perang harga tanpa mempedulikan kualitas produk. Tiphone akan tetap menjaga kuantitas dan kualitas dan mengutamakan pelayanan.
“Kita nggak mau perang harga dengan ponsel China lainnya, ponsel kita fokus diharga jual tidak lebih dari Rp 1 juta. Kita akan terus memberikan dan menambahkan feature-feature yang sesuai dengan tren yang berkembang jaman ini,” ucap Hengky.














yang ingin mengetahui format code tiphone ini bisa kunjungi blog saya